Iklan Status WhatsApp
Bakal Hadir di Android, Bagaimana iOS?
Aplikasi WhatsApp resmi dimiliki oleh
Facebook pada 2014, yang diakuisisi senilai US$ 1,5 miliar (Rp 22,8 triliun).
Brian Acton, co-founder WhatsApp, baru-baru ini menyatakan
bahwa dia telah meninggalkan raksasa media sosial setelah terlibat dalam
perselisihan tentang mendapatkan keuntungan dari klien.
Dia mengklaim Facebook ingin menerapkan strategi periklanan
penargetan ke WhatsApp. Facebook sebagai induk dari aplikasi pesan berlogo
hijau itu tertarik untuk memonetisasi WhatsApp dan ingin menerapkan iklan di
layanan. Artinya, kemungkinan WhatsApp akan berbayar.
WhatsApp sebelumnya bakal membebankan biaya kepada pengguna 69
pence (US$ 0,91) untuk mengunduh aplikasi dan memanfaatkan penawaran
perpesanannya. Namun, setelah diakuisisi oleh Facebook, biaya awal dikeluarkan
demi model gratis.
Menurut Acton, jika iklan masuk dalam aplikasi perpesanan
itu, maka itu akan membuat pengguna tidak nyaman.
Situs web yang menganalisis WhatsApp, WABetaInfo,
menyatakan dalam versi beta terbaru untuk versi aplikasi Android, ada iklan di
bagian Status. Status WhatsApp diluncurkan tahun lalu dan
berupaya mereplikasi fungsi serupa ke fitur Cerita dari Snapchat.
ADVERTISEMENT
Namun, WABetaInfo mempertegas, meskipun iklan belum terlihat,
tapi pasti akan ditambahkan di masa mendatang. "WhatsApp beta untuk
Android 2.18.305: WhatsApp sedang mengimplementasikan dalam versi ini untuk Status," tulis WABetaInfo
melalui akun Twitternya.
Pembaruan tersebut tidak disebutkan apakah hadir dalam versi
iOS. Selain itu, tanggal peluncuran yang tepat untuk iklan dalam versi lengkap WhatsApp
tidak disediakan. Dan tidak disebutkan pula iklan yang masuk di bagian lain WhatsApp.
Simak kabar terbaru tentang pembaruan WhatsApp hanya di
kanal Tekno Tempo.co.
Puput
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.